Dalam doa aku bertanya,sampai kapankah kita dipisahkan oleh waktu?
Dengan bisu, aku tetap bertanya. Masihkah kau mengharapkanku dgn alasan yg tak pastimu itu?
Ya, aku tahu waktu yg akan membuktikan. Tapi apakah aku harus menunggu lebih lama lagi? Tidak bisakah kau memperjelas semuanya sampai jelas se-jelas-jelasnya? jika ditanya masalah kejujuran, ya. aku capek menunggu.
Kau datang seperti angin, datang dgn cepat tanpa tau tujuan jelasmu.
Dan aku, juga ikut bertanya. Mengapa kau datang saat waktu yg tidak tepat? Dan saat kau datang, apakah hanya aku seorang yg kau hampiri?
Semuanya tidak jelas alasannya. Itu pun karena KAU.