Sabtu, 20 Juli 2013

Sidoarjo

Holaa...
Kali ini mau bahas tentang kota tercentaaah :3 hohoho.. langsung sajooo...


Kehidupanku dimulai disini. Di kota kecil yg terhimpit kota besar, seperti Surabaya dan Malang. Dan disinilah aku menceritakan kotaku. 
Sidoarjo, Kota lumpur sekaligus udang dan bandeng. Itu adalah komoditas utama penghasilan Sidoarjo. Selain itu, didaerah Tanggulangin berpenghasil tas kulit  yg tak kalah dengan produk import. Kami juga dianugerahi Lumpur Lapindo, yg merupakan hasil jebolan dari PT. Lapindo. Sayangnya, kami belum diberi pengalaman yg lebih untuk mengolah jebolan itu. Untuk sementara,  tempat itu kami jadikan sebagai tempat wisata populer dikota kami.




Dan perkenalkan. Ini dia SMP Negeri 1 Sidoarjo. Salah satu SMP favorit dikota Sidoarjo. Tempatku menimba ilmu selama 2 tahun 1 bulan. Disini juga, ada kehidupanku. Bersama teman-teman, adek kelas, kakak kelas dan guru. Kita semua berbaur menjadi satu keluarga. Saling melengkapi satu-sama-lain. Walau gak semuanya begitu, tapi kami tetap satu keluarga. Kehidupan sosial juga ada disini. Mau yg kaya, yg miskin, yg jelek, cantik, rupawan, ganteng gak berlaku kok. Semua sama aja. Yang menjadi pengukuran adalah prestasi. Satu lagi, disinilah aku pertama kali berkenalan dengan bridge. Dan juga..... *ah lupakan* 

Aku merupakan salah satu penghuni smpn 1 sidoarjo dikelas 96. Lebih tepatnya keluarga 6, karena dari kelas 7 kami selalu bersama sampai lulus. Aku bangga masuk keluarga 6 karena filosofi. Deket sama adek kelas dan kakak kelas hehe...
Dari kakak kelas, aku disamain kayak mereka. Berasa 1 kelas sama mereka walau udah lulus. Tapi seneng bangeet, kalo diajak maen badminton bareng. Apalagi anak-nya juga konyol-konyol plus seru diajak guyon, tapi tetep aja aku yg diem hehehe..


Pasar Larangan. Pasar tradisional yg berada diterminal sidoarjo. Merupakan pokok kehidupan bagi sebagian orang. Aku juga masih tergantung dengan kehidupan dipasar. Berbaur dengan orang pasar lebih menarik daripada shopping dimall lho...
Kritikan utk pemerintah : supaya memugar lebih luas lagi pasar larangan ya, biar gak kumel. Juga, orang2 gak merasa jijik kalo mau berbelanja dipasar...

Sekian argumentasi tentang ndarjoz. Agak kurang lengkap yah. Soalnya udah malem wkakaka...
Hasta la vista, wassalam!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 20 Juli 2013

Sidoarjo

Holaa...
Kali ini mau bahas tentang kota tercentaaah :3 hohoho.. langsung sajooo...


Kehidupanku dimulai disini. Di kota kecil yg terhimpit kota besar, seperti Surabaya dan Malang. Dan disinilah aku menceritakan kotaku. 
Sidoarjo, Kota lumpur sekaligus udang dan bandeng. Itu adalah komoditas utama penghasilan Sidoarjo. Selain itu, didaerah Tanggulangin berpenghasil tas kulit  yg tak kalah dengan produk import. Kami juga dianugerahi Lumpur Lapindo, yg merupakan hasil jebolan dari PT. Lapindo. Sayangnya, kami belum diberi pengalaman yg lebih untuk mengolah jebolan itu. Untuk sementara,  tempat itu kami jadikan sebagai tempat wisata populer dikota kami.




Dan perkenalkan. Ini dia SMP Negeri 1 Sidoarjo. Salah satu SMP favorit dikota Sidoarjo. Tempatku menimba ilmu selama 2 tahun 1 bulan. Disini juga, ada kehidupanku. Bersama teman-teman, adek kelas, kakak kelas dan guru. Kita semua berbaur menjadi satu keluarga. Saling melengkapi satu-sama-lain. Walau gak semuanya begitu, tapi kami tetap satu keluarga. Kehidupan sosial juga ada disini. Mau yg kaya, yg miskin, yg jelek, cantik, rupawan, ganteng gak berlaku kok. Semua sama aja. Yang menjadi pengukuran adalah prestasi. Satu lagi, disinilah aku pertama kali berkenalan dengan bridge. Dan juga..... *ah lupakan* 

Aku merupakan salah satu penghuni smpn 1 sidoarjo dikelas 96. Lebih tepatnya keluarga 6, karena dari kelas 7 kami selalu bersama sampai lulus. Aku bangga masuk keluarga 6 karena filosofi. Deket sama adek kelas dan kakak kelas hehe...
Dari kakak kelas, aku disamain kayak mereka. Berasa 1 kelas sama mereka walau udah lulus. Tapi seneng bangeet, kalo diajak maen badminton bareng. Apalagi anak-nya juga konyol-konyol plus seru diajak guyon, tapi tetep aja aku yg diem hehehe..


Pasar Larangan. Pasar tradisional yg berada diterminal sidoarjo. Merupakan pokok kehidupan bagi sebagian orang. Aku juga masih tergantung dengan kehidupan dipasar. Berbaur dengan orang pasar lebih menarik daripada shopping dimall lho...
Kritikan utk pemerintah : supaya memugar lebih luas lagi pasar larangan ya, biar gak kumel. Juga, orang2 gak merasa jijik kalo mau berbelanja dipasar...

Sekian argumentasi tentang ndarjoz. Agak kurang lengkap yah. Soalnya udah malem wkakaka...
Hasta la vista, wassalam!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar